10 Langkah Mudah Untuk Menyiapkan Tabungan Liburan

Posted on

Sekarang ini, liburan menjadi gaya hidup, ada yang melakukan perjalanan setiap minggu, setiap bulan atau langsung berlibur tanpa harus melakukan perencanaan. Namun, bagi pekerja kantoran atau pekerja yang terikat kontrak, maupun seseorang yang memiliki penghasilan pas – pasan, sah – sah saja untuk traveling ke tujuan impian.

Cara yang tepat adalah melakukan perencanaan untuk melakukan traveling, berikut 10 langkah mudah untuk menyiapkan tabungan liburan :

1. Tentukan kapan, dimana, berapa lama liburannya secara terperinci.

Sebelum menabung, tulis dengan terperinci, kapan, dimana, berapa lama, liburan bersama siapa. Hal ini untuk mempermudah menghitung dana yang akan dikeluarkan.

Apalagi jika ingin pergi ke luar negeri, harus menyesuaikan nilai mata uang asing di negera yang akan dikunjungi. Mempersiapkan tabungan juga harus dilakukan dengan teliti agar nantinya saat liburan, dana tidak akan membengkak.

2. Liburan ngapain aja?

Ada yang berlibur dengan tujuan benar – benar berlibur, ada yang berlibur dengan tujuan bekerja sampingan agar budget untuk liburan sedikit ringan. Kedua hal tersebut bisa saja dilakukan, biasanya seseorang dengan jumlah follower yang banyak di media sosial, membuka endorsement selama liburan.

cara-untuk-menabung-liburan
yuk siapkan dana untuk liburan

Jika ingin melakukan hal tersebut, jangan lupa untuk menulis ketentuan perjanjian untuk endorsement, berapa kilo barang yang nantinya akan dibawa berlibur, menggunakan akomodasi apa, apakah biaya bagasi itu gratis atau berbayar. Jangan sampai merepotkan diri sendiri.

3. Berani memulai untuk menabung

Mengawali memang hal yang sulit, rasa pesimis kadang muncul, apakah tabungan sesuai dengan tenggat waktu yang dibutuhkan. Yuk, memulai dari niat dan tekad yang bulat, sisihkan dari dana yang “bebas” bukan dari hasil utang. Jangan seperti “gali lubang, tutup lubang”.

4. Tabungan plus investasi

Menabung juga ada kelemahannya karena terdapat biaya setiap bulannya, alternatif lainnya adalah melakukan deposito atau tabungan berjangka. Pilihan investasi juga banyak, seperti membeli emas, reksadana dan lainnya.

 

5. Pilah dan pilih investasi.

Cari produk investasi yang sesuai dengan jangka waktu rencana liburan, jika ingin berwisata 1 – 3 tahun lagi, bisa membeli investasi untuk jangka pendek, seperti reksadana pasar uang.

merencanakan-liburan-ke-luar-negeri
sudah siap untuk liburan?

Selama tiga tahun harus rutin untuk menyisihkan uang yang akan diinvestasikan. Mula – mulanya dengan ratusan ribu kemudian jika mampu, nominal uang ditambahkan, sehingga nanti saat mendekati jatuh tempo tidak akan terlalu berat menutupi kekurangan dana.

6. Dana tak terduga.

Kita tidak tahu apa yang terjadi untuk masa depan, bisa jadi kurs mata uang asing yang meningkat (jika ingin liburan ke luar negeri), jika lokasi wisata tujuan mengalami banjir atau bencana alam, sehingga menentukan lokasi wisata yang baru dan biayanya juga naik.

Hal – hal yang kadang di luar rencana, harus diperhitungkan. Sehingga jika di tengah perjalanan ada hal tak terduga, kita sudah mengantisipasinya.

7. Asuransi perjalanan.

Jika ingin melakukan perjalanan jauh dan lama, bagus juga untuk mendaftarkan asuransi perjalanan. Sekarang ini banyak sekali asuransi yang menawarkan kemudahan untuk premi yang bisa dibayarkan perhari dan kemudahan mencirkan polis. Cari lebih lanjut untuk ketentuan asuransi perjalanan.

8. Backpacker Vs Luxury.

Biaya juga akan berbeda ketika kita memutuskan untuk backpacker, biasanya lebih hemat ketimbang Luxury. Apalagi jika di tempat tujuan, ada beberapa teman yang bisa dikunjungi, akan menghemat pengeluaran.

9. Intip pengeluaran bulanan.

Menyiapkan tabungan liburan akan mudah jika kita telah mengetahui berapa besaran pengeluaran setiap bulan. Akan mengetahui berapa uang yang akan disisihkan untuk tabungan liburan setiap bulannya. Pengeluaran mana saja yang dapat dihemat.

Begitu juga jika ingin melakukan perjalanan bersama keluarga, diskusikan bersama pasangan, sumber dana untuk melakukan perjalanan menggunakan dana apa? Gaji dari suami atau istri, mungkin juga ada alternatif lainnya.

pekerjaan-sampingan-saat-liburan
mencari pekerjaan sampingan untuk liburan, ayo aja!

Jangan lupa untuk menabung secara rutin, agar semakin dekat dengan tujuan, jangan molor, nantinya akan berakibat dana yang akan dibutuhkan semakin membengkak karena adanya inflasi.

10. Carilah pekerjaan sampingan

Jika dirasa perjalanan liburan membutuhkan dana yang cukup besar, dan menabung dari menyisihkan penghasilan utama tidak cukup, meski berhemat tidak sesuai dengan tenggat waktu untuk liburan. Cara berikutnya adalah mencari pekerjaan sampingan.
Mencari pekerjaan sampingan dimulai dari hobi, bisa membuat kue, menerima catering harian selama beberapa bulan, menjual salad buah, menjadi reseller dan masih banyak lagi. namun, bagaimana jika pekerjaan dan waktu yang dimiliki tidak banyak untuk melakukan pekerjaan sambilan? Coba tengok lemari baju, pilah dan pilih baju yang masih bagus untuk membuka garage sale! Membuka jasa untuk pembayaran tagihan, membuka jasa titip untuk barang – barang branded, pembelian barang dari luar negeri, jasa penerjemah atau jasa lainnya sesuai dengan kemampuan dan waktu luang kamu.

Banyak jalan menuju Roma, apalagi kalau ke Roma dengan niatan untuk liburan. Jangan menyerah untuk berlibur sesuai dengan keinginan. Jalan – jalan tak sekedar membuang uang, tapi dengan melakukan perjalanan, dapat memaknai hidup, dapat menemukan memperkaya wawasan.

Berwisata dengan keluarga, sahabat atau sendiri, harus dilakukan secara matang agar sesuai dengan harapan, yang terpenting nikmatilah setiap perjalananmu. Enjoy!

Share :

2 thoughts on “10 Langkah Mudah Untuk Menyiapkan Tabungan Liburan

  1. Liburan mehong, untuk menghibur diri aku biasanya nonton. Liburan ku biasanya berkedok lomba, workshop, conference, colloquium, maklum masih mahasiswa.

    Tapi suka banget point 8. Emang buat dilemaa sih.

    Visit my blog juga yaaa, di riskysupriati.com.

  2. Saya suka pada saat liburan tetap ingin bekerja sampingan, entah itu apa asalkan ada uang sampingan seperti mempunyai jastip (jasa titip) biasanya membeli barang di suatu daerah setelah itu hasilnya ada orang yang ganti uang kita beli.

    Dan sekarang lagi trend untuk jasa titip.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *