Advertorial,  Life Stye

Inilah Style Hitam Putih Yang Menjadi Favorite Anak Muda Milenial

Inilah Style Hitam Putih Yang Menjadi Favorite Anak Muda Milenial. Warna dasar hitam dan putih masih menjadi favorit banyak orang. Tanpa kecuali generasi muda yang ingin selalu tampil eksis, tidak rumit, tetapi tetap bergaya dan dinamis. Tidak mengherankan, jika gaya monokrom yang memadukan warna-warna dasar hitam, putih dan abu-abu adalah impian tren fashion masa kini bagi kaum muda. Karena lebih fleksibel, netral, dan mudah diaplikasikan dalam berbagai pengaturan kasual dan formal.

Jumlah ribuan tahun yang mencapai 90 juta orang atau sepertiga dari total penduduk Indonesia memang menghirup udara segar dalam bisnis fashion kasual. Ceruk pasar sangat luas. Awalnya, menjadi kreatif dalam melihat selera Anda dan memasuki dunia mereka lebih dalam, bisnis busana kasual kaum muda akan terus ada.
Nurul Eka Yulifah dan suaminya, salah satunya, seorang dokter yang juga penikmat gaya monokrom hitam dan putih, mencoba mencoba peruntungannya di bisnis fashion pria muda bernama Mr. Frank.

Mr. Brand Brank diadaptasi dari istilah Kumis yang dalam bahasa Jawa disebut Brengos, yang kemudian diubah secara komersial menjadi Brank.
Nurul Eka Yulifah optimis bahwa mimpinya mewujudkan Gresik dapat diwujudkan melalui kualitas unggul dari produk fashion Mr. Brank dibuat olehnya.
“Kami menjunjung tinggi kualitas mulai dari percetakan yang nyaman, bordir, percetakan, hingga produk buatan tangan. Desainnya juga mencerminkan gaya hidup laki-laki muda yang kontemporer, sporty, eksentrik, suka berpetualang mencari pasangan dan berbagai kutipan yang bisa menertawakan diri sendiri,” Nurul mengatakan ketika peluncuran diluncurkan Mr.Brank di Wisma A.Yani, Gresik (17/5).

Menargetkan segmen anak muda, Nurul mengakui bahwa itu adalah sebuah tantangan, bagaimana melibatkan mereka dan menjadi aktor yang memberi inspirasi dan jiwa dalam desain Mr. Brank.
Selain itu, Nurul juga mencoba membuat setiap pelanggan merasa istimewa karena model dan desain yang ditawarkan meskipun mereka hitam dan putih tetapi masih belum pasar, gengsi dan edisi terbatas.

Untuk pasar sasaran, Mr. Brank menargetkan segmentasi dari ekonomi ke kelas menengah dengan kisaran harga Rp 100.000 hingga Rp 1.000.000 untuk berbagai varian produk, termasuk syal, topi, celana pendek, celana panjang, jaket, sweater, kaus, hoodies, T -Shirt , baju dan sebagainya.
Pemasaran dilakukan secara offline melalui toko dan online dengan sistem penjualan langsung, pengecer, dan waralaba. Dalam setahun terakhir, setidaknya bisa merambah kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Denpasar, Malang, dan Medan.
“Selain pasar domestik, kami juga sedang menjajaki pasar ekspor.” Setidaknya mencapai negara-negara tetangga seperti Malaysa, Brunei, Singapura dan Australia, “kata Nurul. ( jangkar Blogger)

Share :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *